KENAPA ANDA BUTUH LAWYER?

Sumber Gambar: https://yourstory.com

Pernahkan anda mengalami suatu permasalah hukum yang cukup pelik, dan anda mencoba untuk menyelesaikannya sendiri. Maksud saya di sini adalah sengketa hukum yang serius, bukan sekedar mengurus tilang, skck, surat kehilangan atau permasalahan remeh temeh biasanya. Tentu di antara kita tidak ada yang pernah memiliki impian atau cita-cita untuk bermasalah dengan hukum, namun yang namanya hidup cobaan itu selalu ada.

Satu hal lagi yang perlu anda ketahui, kenapa urusan anda sering bermasalah dan tersangkut kasus hukum? Bisa jadi anda tidak hati-hati dalam memulai segala urusan anda, tidak jeli untuk memprediksi kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Ada baiknya sebelum anda mengambil suatu langkah yang penting, berkonsultasi lah terlebih dahulu. Pelajari tentang segala kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Jika urusan anda mengenai bisnis, konsultasi lah terlebih dahulu kepada ahli ekonomi (bisnis) dan ahli hukum. Kecuali anda sudah expert di bidang tersebut. Mengkonsultasikan di awal, meminimkan kemungkinan terjadinya suatu permasalahan (dispute).

Ambil lah contoh ketika anda sedang melakukan transaksi jual beli properti yang nilainya di atas ratusan bahkan miliaran rupiah, dan ternyata transaksi anda tidak berjalan mulus sebagaimana yang anda harapkan, dimana pada saat proses jual beli terjadi terdapat wanprestasi yang dilakukan oleh salah satu pihak. Jika pihak yang melakukan wanprestasi memiliki itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, it’s not problem. Namun bagaimana jika pihak tersebut tidak beritikad baik, sehingga anda mengalami kerugian yang cukup besar, baik secara materiil maupun immateriil.

Andaikan di awal sebelum melakukan transaksi anda berkonsultasi dengan konsultan hukum, tentu hal tersebut dapat diprediksi dan dicegah terjadi. Namun bagaimana jika sudah terlanjut terjadi? Tentu menghadapi hal yang seperti itu tidak semua dari kita memiliki kemampuan, keberanian maupun waktu. Ingat, proses hukum di negeri ini masih berbelit-belit dan panjang layaknya sinetron yang terdiri dari ratusan episode. Siapkah anda untuk menghabiskan separuh dari waktu anda untuk pergi ke sana kemari untuk menyelesaikan hal tersebut?

Dalam hal ini saya tidak sedang mempromosikan diri, karena di dalam Undang-Undang Advokat dan Kode Etik Advokat Indonesia, seorang advokat haram hukumnya untuk mengiklankan diri. Namun sebagai seorang praktisi yang telah berpengalaman di bidang hukum dan terjun dalam sejumlah permasalahan hukum, sering kali sengketa terjadi karena si klien lalai untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dan mengabaikan sejumlah aspek hukum yang sangat penting.

Meskipun di dalam hukum, seorang yang berpekara tidak diwajibkan untuk menggunakan jasa advokat, kecuali untuk kasus kepailitan, tindak pidana yang ancaman hukumannya di atas 5 tahun, dan sengketa-sengketa yang memiliki kekhususan, ada baiknya anda didampingi seorang advokat profesional dalam menyelesaikan sengketa anda.

The Stress Lawyer

Penulis adalah seorang lawyer muda di Jakarta, punya cita-cita menjadi seorang akademi dan terkadang tersesat dalam imajinasi sendiri.

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Aku butuh uang baru bersenang-senang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *