LAWYER BUKAN MAGICIAN

Sumber Gambar: https://2ser.com/

Mungkin sebagian dari anda berpandangan bahwa dengan meng-hire lawyer berarti permasalahan hukum anda akan selesai dengan sangat cepat. Layaknya magician, and the split seconds wuss…. perkara anda beres, selesai dan menang.

Memang pekerjaan lawyer adalah membantu anda menyelesaikan perkara hukum anda, baik yang pelik maupun yang sederhana. Namun jangan pernah berpikir mempercayakan permasalahan hukum anda kepada lawyer maka semua jalan pintas dapat ditempuh. Cara kerja lawyer yang baik tidak demikian. Pada prinsipnya lawyer dapat meringkas suatu proses hukum dengan efektif tapi tidak dengan sekejap mata. Semua ada prosesnya, apalagi dengan proses hukum di negara tercinta ini yang masih jauh dari cepat, sederhana dan biaya ringan.

Sebagai contoh, berperkara di pengadilan, untuk tingkat pertama suatu perkara perdata bisa memakan waktu berbulan-bulan. Saya sendiri memiliki pengalaman bersidangan lebih dari 18 bulan untuk satu tingkatan. Belum lagi jika masuk ke upaya hukum banding, kasasi, peninjauan kembali dan upaya eksekusi. Kita berbicara pada sebuah proses yang menahun. Hal ini sangat dipengaruh oleh banyak faktor, jadi jangan salahkan lawyer anda jika perkara anda belum selesai selama bertahun-tahun sementara lawyer anda telah berupaya semaksimal mungkin.

Padahal Mahkamah Agung telah menetapkan sebuah standar internal bahwa setiap perkara harus dapat diselesaikan dalam jangka waktu paling lama 5 bulan dalam setiap tingkatan. Namun tentunya aturan tersebut tidak dapat diterapkan secara kaku, karena setiap perkara memiliki tingkat kesulitan dan kerumitan tersebut. Kita tidak dapat menyamakan perkara sumir dengan perkara sengketa bisnis yang mana bukti-buktinya bisa terdiri dari ribuan dokumen yang harus dihadirkan dan diperiksa di dalam persidangan.

Yang perlu anda pahami pada saat meng-hire lawyer, bahwa perkara anda ditangani dengan baik oleh lawyer yang profesional, dan segala upaya hukum yang sesuai dengan aturan hukum yang ada telah ditempuh. Masalah cepat atau lambatnya tentu sesuatu yang relatif.

The Stress Lawyer

Penulis adalah seorang lawyer muda di Jakarta, punya cita-cita menjadi seorang akademi dan terkadang tersesat dalam imajinasi sendiri.

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *